GURU
Hari ini aku duduk di sebuah kelas tua
Dari dulu sama saja
Selalu ada dia yang berpendar - pendar membagi sinarnya
Yang menegakkanku saat mengenakan toga
Hari ini aku menggenggam tangannya yang hangat
Merasakan nadinya pelan - pelan berdenyut
Berdialog dengan tulang dan kulitnya yang mengerut
Ikut mengalirkan padaku semangatnya yang tak pernah surut
Hari ini aku memeluk tubuhnya yang ringkih
Dari dulu dia tetap pahlawan tanpa pamrih
Karena dialah guru terima kasih
Yang tak pernah mengeluh walau hanya kubayar dengan terima kasih
Senin, 25 April 2011
PRESTASI KITA
INDONESIA JUARA OLIMPIADE BAHASA JERMAN
Di tengah-tengah kondisi pendidikan Indonesia yang semakin runyam,masih terdapat secerca harapan untuk bangkit dari keterpurukan. Buktinya pada ajang Olimpiade Internasional Bahasa Jerman yang diikuti siswa yang belajar bahasa Jerman, Maria Adventia Gita Elmada (SMA St Ursula Jakarta), berhasil meraih juara 3 untuk Tingkatan A.
Olimpiade tersebut diikuti 90 siswa dari 46 negara dari lima benua. Mereka berkumpul di Hamburg, Jerman. Para pemenang diterima Senator Bidang pendidikan Christa Goetsch dan Direktur Utama Goethe Institut Klaus-Dieter Lehmann.
Maria sebelumnya lolos seleksi pada perlombaan bahasa Jerman yang digelar Lembaga Kebudayaan Jerman Goethe Institut Jakarta. Banyak di antara para remaja peserta lomba yang berusia 16-19 tahun, yang sejak bertahun-tahun mempelajari bahasa Jerman, tetapi baru pertama kali berkunjung ke Jerman. Peserta lomba juga berkesempatan bertemu dan berdialog dengan remaja Hamburg.
Kegiatan utama selama olimpiade berlangsung, yakni pencarian informasi dan diskusi antara para remaja mengenai berbagai tema. Mereka membahas mengenai masa depan masing-masing, soal lingkungan hidup di Jerman dan Indonesia, serta soal orang tua dan anak-anak muda bisa hidup bersama.
Hasil dari pencarian informasi yang didapat peserta lomba dituangkan dalam bentuk plakat, skema yang menarik, talkshow, ataupun sketsa yang dipresentasikan kepada juri. Penilaian tidak semata-mata pada kemampuan berbasa Jerman saja, tetapi juga terhadap kreativitas dan kemampuan kerjasama kelompok.
Di tengah-tengah kondisi pendidikan Indonesia yang semakin runyam,masih terdapat secerca harapan untuk bangkit dari keterpurukan. Buktinya pada ajang Olimpiade Internasional Bahasa Jerman yang diikuti siswa yang belajar bahasa Jerman, Maria Adventia Gita Elmada (SMA St Ursula Jakarta), berhasil meraih juara 3 untuk Tingkatan A.
Olimpiade tersebut diikuti 90 siswa dari 46 negara dari lima benua. Mereka berkumpul di Hamburg, Jerman. Para pemenang diterima Senator Bidang pendidikan Christa Goetsch dan Direktur Utama Goethe Institut Klaus-Dieter Lehmann.
Maria sebelumnya lolos seleksi pada perlombaan bahasa Jerman yang digelar Lembaga Kebudayaan Jerman Goethe Institut Jakarta. Banyak di antara para remaja peserta lomba yang berusia 16-19 tahun, yang sejak bertahun-tahun mempelajari bahasa Jerman, tetapi baru pertama kali berkunjung ke Jerman. Peserta lomba juga berkesempatan bertemu dan berdialog dengan remaja Hamburg.
Kegiatan utama selama olimpiade berlangsung, yakni pencarian informasi dan diskusi antara para remaja mengenai berbagai tema. Mereka membahas mengenai masa depan masing-masing, soal lingkungan hidup di Jerman dan Indonesia, serta soal orang tua dan anak-anak muda bisa hidup bersama.
Hasil dari pencarian informasi yang didapat peserta lomba dituangkan dalam bentuk plakat, skema yang menarik, talkshow, ataupun sketsa yang dipresentasikan kepada juri. Penilaian tidak semata-mata pada kemampuan berbasa Jerman saja, tetapi juga terhadap kreativitas dan kemampuan kerjasama kelompok.
Kamis, 21 April 2011
Bingkai Kehidupan
Masa demi masa berlalu sudah
Kemana kaki jalan melangkah
Liku-liku kehidupan mengukir sejarah
Kini saatnya berpotret diri
Berbenah dari segala keburukan
Meningkatkan semua kebaikan
Langganan:
Postingan (Atom)


